
NETSULSEL | Bulukumba, Komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kembali terbukti. Pada hari pertama pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik di Lapangan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Rabu (23/9/2026), ribuan warga memadati lokasi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, memeriksa kesehatan, hingga menikmati fasilitas pasar murah.
Inovasi pelayanan terpadu yang digagas Pemkab Bulukumba ini menjadi angin segar bagi warga pegunungan Kindang. Dalam satu lokasi, masyarakat dapat mengakses puluhan jenis layanan kependudukan, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan lansia, perbankan, BPJS, PBB, hingga Gerakan Pangan Murah dan pameran produk UMKM lokal tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Manfaat nyata ini dirasakan langsung oleh Rahma, salah seorang warga yang mengantar ibunya mengurus dokumen kependudukan dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Petugas di lapangan sigap mendampingi warga yang membutuhkan bantuan teknis.
”Pelayanannya sangat cepat, ramah, dan sangat baik. Petugas di lokasi sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu yang terbatas dalam penggunaan gadget untuk pengurusan IKD,” ujar Rahma dengan penuh apresiasi.
Tak hanya urusan administrasi, layanan kesehatan gratis yang dihadirkan juga menjadi incaran warga. Jumariah, warga Desa Anrihua, menyampaikan rasa terima kasihnya karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma tanpa harus mengantre lama di fasilitas kesehatan.
”Terima kasih Pemkab Bulukumba atas pemeriksaan kesehatan gratis ini. Kehadiran program ini benar-benar sangat membantu rakyat kecil seperti kami,” ungkap Jumariah.
Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kominfo Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, menjelaskan bahwa Jambore Pelayanan Publik ini mengusung konsep ‘pemerintah menjemput bola’. Seluruh petugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahkan bermalam menggunakan tenda di area lapangan untuk memastikan pelayanan optimal selama dua hari berturut-turut, hingga Kamis (24/9/2026). Selain pelayanan siang hari, acara disemarakkan dengan dialog publik dan panggung hiburan pada malam hari demi mempererat kebersamaan antara pemerintah dan warga.(qas)












